Karedok
Warna Warni Langkah Seorang Anak Manusia

Jan
14

Ternyata waktu memang tidak bisa menyembuhkan sakit. Hanya obat yang bisa menyembuhkan sakit!

Jan
13

Pilih  mana yang lebih baik :

a.  pencuri yang rajin beribadah

b. orang jujur yang tidak pernah beribadah

Pilih saja … … jangan kasih opsi  lain!

Jan
12

Dapat tugas baru untuk mengontrol admin toko.  (silent mode on)

Jan
09
  1. Kurangi Jumlah Batang Rokok yang Dihisap per Hari
  2. Kurangi Kadar Nikotin per Batang Rokok yang Dihisap per Hari
  3. Giat Olah Raga
  4. Yakinkan diri bahwa berhenti merokok sama sekali tidak sia-sia
  5. Kurangi Tidur Larut Malam
  6. Untuk mengatasi gejala putus zat, santaplah makanan rendah kalori dan banyak minum air.
  7. Kalau Anda hampir menyerah, tundalah sepuluh menit lagi. Hasrat yang kuat itu akan padam. Kalau masih ingin merokok, tariklah napas dalam-dalam melalui mulut, lalu keluarkan secara perlahan dengan menyempitkan bibir Anda. Ulangi 5-10 kali.
  8. Singkirkan semua hal yang dapat mendorong atau mengingatkan Anda untuk merokok seperti korek, asbak dan rokok.
Jan
08

Hanya pingin masuk blog aja! Ga ada ide mau nulis apa. :) )

Jan
06

Sudah lama tidak menulis blog! Posting terakhir tgl 3 juni 2009. Sibuk ngapain ya? Padahal tiap hari nyambung internet. Kehabisan ide? ga juga …cuma ga usaha aja cari ide. Bahkan password bloig ini pun sudah hampir lupa. Yang pasti … tiap hari konek ke internet … yang dibuka adalah facebook trus main game! :)

Jun
03

Di akhir cerita ini, ini memberikan dua opsi. Saya pikir anda akan memilih apa yang saya pilih….

Pada malam yang dingin di bulan maret dan angin berhembus di kegelapan malam di Dallas amerika. Dan seorang dokter melangkah masuk ke dalam ruangan dimana Diana Blesing di rawat. Diana masih merasa pening akibat dari efek operasi. Diana baru saja dioperasi

Suaminya David mengenggam tangannya dan berusaha menahan emosinya atas berita yang baru saja di dengarnya.
Siang itu pada tanggal 10 maret 1991, Diana mengalamai komplikasi pada kandungannya. Di usia kandungan baru 24 minggu dia harus menjalani operasi Caesar untuk mengeluarkan bayi di dalam kandungannya.Maka lahirlah anak Perempuan pasangan itu, yang bernama Dana Lu Blesing. Yang hanya 12 inci dan beratnya hanya satu pound sembilan ons (0.86 kg)

Dan perkataan dokter yang lembut rasanya seperti bom bagi mereka. Dokter mengatakan dengan sebaik-baiknya ” Saya tidak yakin, anak ini akan dapat bertahan”

Hanya ada kemungkinan 10 persen, dia kan melewati malam ini. Dan jika dapat bertahan, hanya ada kesempatan yang sangat kecil dia dapat bertahan, masa depannya akan sangat kejam.

Dengan rasa tidak percaya, David dan Diana mendengarkan apa yang dokter jelaskan tentang sesuatu yang sangat buruk. Dana sangat tidak mungkin untuk selamat.
“Dana tidak akan dapat berjalan, dia tidak akan dapat berbicara, dia kemungkinan akan buta, dan dia pasti akan mudah untuk dapat menderita catastrophic (masalah besar) dari Celebral plasty ( idiot) dan penghambatan perkembangan mental dan lain sebagainya.”

” Tidak mungkin” Kata Diana tidak percaya
Dia dan David suaminya dan anak lelakinya Dustin yang berumur 5 tahun, telah lama mendambakan seorang putrid di dalam anggota keluarganya

sekarang mimpi itu telah terwujud….

Tetapi setelah hari itu berlalu, dan penderitaan baru di dalam keluarga itu. Karena Dana mengalami pertumbuhan system sel saraf yang sangat lambat sehingga cahaya atau sentuhan dapat membuat dia merasa kesakitan ( tidak nyaman), jadi mereka tidak dapat menggendong bayi mungil itu di dada. Dan memberikan rasa cinta yang besar
Semua mereka lakukan untuk berdoa supaya Tuhan mau berjaga di dekat putrid mereka yang berharga, dan dana berjuang sendirian dibawah lampu sinar ultraviolet di dalam incubator.
Mereka tidak melupakan bagaimana dana bertumbuh dan akhirnya menjadi semakin kuat.

Minggu demi minggu berlalu, Dana tumbuh dengan lambat tetapi pasti. Berat dan kekuatannya juga semakin bertambah

Akhirnya setelah dana berusia dua bulan. Mereka mendapatkan ijin untuk menyentuh dana dengan tangan untuk pertama kalinya.

Dan dua bulan kemudian, dokter memperingatkan dengan lembut kemungkinan yang suram yang akan terjadi, kesempatannya sangat kecil untuk bertahan dan hidup dengan normal. Semuanya sangat kecil sekali. Dan Dana bisa di bawa pulang dari rumah sakit, seperti yang diinginkan ibunya.

Lima Tahun kemudian, Dana telah menjadi seorang gadis kecil yang mungil dengan mata abu-abunya yang cerah dan semangat hidup yang luar biasa.

Tidak ada tanda-tanda akan mengalami suatu gangguan mental atau fisik yang akan di deritanya. Dia seperti gadis kecil yang normal dengan segala aktifitasnya. Tetapi cerita tidak berakhir disini.

Di suatu siang yang panas, pada musim panas tahun 1996 di dekat rumah mereka di Irving , Texas . Dana sedang duduk di pangkuan ibunya, di sebuah lapangan bola setempat, dimana saudaranya Dustin sedang latihan baseball bersama teamnya,
Seperti biasa, Dana mengoceh tanpa henti kepada ibunya dan beberapa orang dewasa duduk di dekat mereka ketika tiba-tiba Dana terdiam. Dana memeluk tangan ibunya dan merangkulkannya ke tubuh mungilnya. Lalu ia bertanya..
” Mama,… mama mencium sesuatu…?
Mamanya mencoba membaui udara dan berusaha mendeteksi akan mendekatnya badai.
” Ya,… Baunya seperti akan hujan…” Diana menjawab
Dana memandang mata ibunya dan bertanya lagi
” Mama mencium baunya …”

Sekali lagi ibunya mejawab ” Ya… saya pikir nanti akan hujan. Karena baunya seperti hujan.”
Masih dalam dekapan ibunya, Dana mengelengkan kepalanya dan menepuk pundak ibunya dengan tangan mungilnya. Dengan perlahan dia mengatakan
” Bukan, Baunya seperti DIA…”

Itu baunya TUHAN, ketika kamu medekap ke dadaNYA…

Air mata mengalir ke pipi Diana karena Dana karena kebahagian dan pertolongan sehingga dana dapat seperti anak lainnya.
Sebelum hujan turun, perkataan Dana mengingatkan Diana akan keberadaan Dana dalam keluarga itu, di dalam hatinya selama ini

Pada saat hari-hari yang panjang di dalam dua bulan pertama kehidupan Dana, ketika system sarafnya sensitive terhadap sentuhan sekalipun.Pada saat Dana tidak dapat di dekapnya di dalam pelukannya sekalipun ibunya sangat menginginkanya.
TUHAN telah mendekap Dana di dalam pelukanNya dan menjaganya. Dan Bau Cinta Tuhan yang telah diingat oleh Dana sangat baik.

Sekarang, Anda punya 2 pilihan. Anda dapat memforwad cerita ini dan membiarkan orang yang sedang tawar hatinya mengalami apa yang anda alami atau anda dapat menghapus cerita ini dan mengatakan itu sangat tidak menyentuh saya, atau itu bukan kewajiban saya.

INILAH PANGGILAN ANDA!

” Saya dapat melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang telah memberikan aku kekuatan”
Pagi ini ketika Tuhan membuka jendela surga, Dia melihat aku dan bertanya: ” AnakKu apa hal terbesar yang kamu inginkan hari ini?,
Dan aku menjawab, ” TUHAN perhatikanlah orang yang telah membaca pesan ini, keluarganya dan sahabatnya.Mereka pantas mendapatkanya dan sayangilah mereka dengan sungguh, Cinta tuhan itu seperti Lautan kamu dapat melihat awalnya, tetapi tidak pada akhirnya. Karena lautan tidak berujung.”

Jun
02

Saat ini tidak bisa menemukan jawaban … yang bisa dilakukan cuma diam!
Menunggu melihat memperhatikan … suatu saat nanti ….
Tapi tetap saja “mengapa” itu mengusik pikiran!
Ya … mengapa?

May
12

Nyeri itu (ternyata) masih terasa!

Apr
23

Kamis,23 April 2009 Jam 03.05

Hasil rangkuman dari tulisan asli  :D

terlalu banyak yang tertulis di tulisan aslinya yang akhirnya dengan sekali blok dan tombol delete gw hapus!

Jam segini belum tidur? Yeah … buat apa lagi tidur? Toh jam 4 atau jam 5 sudah harus bangun lagi. Bukan karena penyakit ga bisa tidur tapi karena baru selesai kerja! Sejak awal tahun kemarin gw praktis hanya bisa tidur 4-5 jam sehari! Sisanya adalah kerja … kerja … kerja!

Kadang lelah body dan otak menyiksa tanpa ampun! Hanya bersisa KEHARUSAN yang membuat gw tetap bergerak untuk menjalani semua ini.

Bodohkah? Jalan hidup orang berbeda-beda! Kadang gw percaya semua sudah digariskan olehNya. Namun masih bersisa percaya bahwa garis yang telah dibuat olehNya bisa berubah (ke arah lebih baik ataupun lebih buruk) oleh kita sendiri.

besok (nanti kaleeee) kayaknya gw nyerah! mau istirahat saja di rumah. gw akan usaha menjalankan hobby gw yang sudah lama gw tinggalkan … tidur dan duduk diam dalam sepi. mudah-mudahan bisa! mudah-mudahan otak gw bisa ngehang sehingga stop berpikir! bantu ya Tuhan! 1 hari saja! gw mau melepaskan semua rutinitas ini!